Manado-Lintasteropong.com — Kasus penemuan jenazah Jimmy Mamahit, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Manado, menggemparkan warga. Korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Perumahan Pandu Lestari, Kecamatan Bunaken, dengan kondisi yang menguatkan dugaan adanya tindak pidana kekerasan.
Jimmy Mamahit yang diketahui bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Manado, diduga kuat menjadi korban pembunuhan disertai perampokan. Dugaan tersebut mencuat setelah ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban serta informasi adanya barang-barang milik korban yang diduga hilang.
Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Muhammad Isral, SIK, M.H., membenarkan bahwa pihak kepolisian tengah menangani kasus tersebut secara serius.
“Personel Polsek Bunaken bersama tim gabungan telah mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi. Saat ini penyelidikan masih terus kami dalami untuk mengungkap penyebab kematian korban dan mengidentifikasi terduga pelaku,” ujar Kompol Isral, Minggu (14/12/2025).
Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian menunjukkan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka yang diduga akibat benda tajam. Fakta tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa kematian korban tidak wajar dan berkaitan dengan tindak pidana kekerasan.
Untuk memastikan penyebab kematian secara medis, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado guna dilakukan autopsi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya yang beredar di media sosial.
“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara resmi sesuai prosedur hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Manado menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Jimmy Mamahit. Kepergian ASN DP3A ini menjadi sorotan publik karena diduga meninggal dunia secara tidak wajar.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami motif kejadian, termasuk kemungkinan perampokan yang berujung pada pembunuhan. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan masyarakat Kota Manado.
Penulis:
Yoksan Salendah.C.par.C.BJ.C.EJ.
Kepala Perwakilan Sulawesi Utara
Media:
Lintaslestari Sejahtera.news












