PEMKAB HALUT SAMBUT SIDANG SINODE ISTIMEWA BERSAMA GMIH 2026, USUNG SEMANGAT MENJADI GARAM DAN TERANG DUNIA

Avatar photo

Halmahera Utara (Maluku Utara ) Lintasteropong.com- Sidang Sinode Istimewa Bersama Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) atau SSIB tahun 2026 resmi dibuka. Kegiatan akbar gerejawi yang berlangsung pada 23 – 26 Juli 2026 ini dipusatkan di Kabupaten Halmahera Utara dan disambut antusias oleh Pemerintah Daerah dan seluruh jemaat.

Kedatangan para peserta yang disebut sebagai “Para Duta-Duta Kristus” disambut dengan pemasangan baliho ucapan selamat datang di sejumlah titik strategis. Salah satunya seperti yang terlihat pada Rabu, 23 Juli 2026 pagi, di kawasan pusat pemerintahan Halut.

Pembukaan SSIB GMIH tahun ini mengangkat tema Alkitabiah dari Matius 5:13-14: “Kamu adalah garam dunia dan terang dunia.” Tema ini menegaskan kembali panggilan dan peran gereja di tengah masyarakat.

Ketua Panitia Hari Besar Gereja (PHBG) Pemda Halut, Yudihart Noya S.Si, MH, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan SSIB merupakan momentum penting untuk konsolidasi dan penguatan pelayanan GMIH secara menyeluruh.

Sidang ini tidak hanya membahas agenda organisasi gereja, tetapi juga merumuskan arah pelayanan yang lebih relevan dengan tantangan zaman. Hal itu tercermin dari empat pilar sub tema yang diusung, yakni: Beriman, Berkasih, Bersaksi, dan Bersatu.

Keempat pilar tersebut menjadi landasan gerak bersama dengan semboyan: “Melangkah bersama, Mewartakan kasih, Membawa terang bagi dunia.”

Sementara itu, dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, bersama Wakil Bupati, Kasman H. Ahmad, yang fotonya terpampang dalam baliho penyambutan, menyatakan komitmen Pemda untuk mensukseskan seluruh rangkaian persidangan.

Pemkab Halut menilai kehadiran para peserta sinode dari berbagai wilayah pelayanan GMIH akan membawa dampak positif, baik secara spiritual maupun sosial bagi masyarakat Halmahera Utara.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah menyambut dengan sukacita para duta Kristus. Kiranya sidang sinode ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk kemuliaan Tuhan dan kemajuan daerah,” demikian harapan yang disampaikan Pemda.

Sidang Sinode Istimewa Bersama ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dengan agenda pembukaan, persidangan komisi-komisi, hingga penutupan. Para peserta terdiri dari pimpinan sinode, para pendeta, penatua, diaken, serta utusan-utusan jemaat se-wilayah pelayanan GMIH.

Dengan terselenggaranya SSIB 2026 di Halmahera Utara, diharapkan Gereja semakin kokoh dalam persatuan dan semakin nyata dalam mewartakan kasih serta menjadi terang bagi dunia.

Kaperwil MALUT
Josafat Muman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *