Pandeglang-Banten- Lintasteropong.com — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Pandeglang memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian tersebut disampaikan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang setelah melakukan pemantauan langsung di sejumlah pasar tradisional.
Hasil pemantauan yang dilakukan di enam pasar utama di wilayah Pandeglang menunjukkan bahwa pasokan bahan pangan strategis, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan daging ayam ras masih tersedia dan relatif terjaga. Meski demikian, pergerakan harga mulai terjadi pada beberapa komoditas, seiring meningkatnya permintaan menjelang momentum hari besar keagamaan.
Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Pandeglang, Al Anshar Nur, menjelaskan bahwa secara umum kondisi stok pangan berada pada level aman. Namun, ia tidak menampik adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas tertentu, terutama telur ayam dan daging ayam ras.
“Ketersediaan stok masih aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Akan tetapi, dari sisi harga memang terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, terutama telur ayam dan daging ayam ras,” ujar Al Anshar Nur, Minggu (14/12/2025).
Menurutnya, kenaikan harga tersebut berada pada kisaran Rp2.000 hingga Rp3.000 per kilogram dibandingkan harga normal. Faktor peningkatan permintaan menjelang Nataru, ditambah dengan biaya distribusi dan pasokan dari daerah produsen, menjadi penyebab utama terjadinya fluktuasi harga di tingkat pasar.
DKUPP Pandeglang, lanjut Al Anshar, terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan harga yang berpotensi membebani masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
“Kami rutin turun ke lapangan untuk memantau kondisi pasar. Jika terjadi lonjakan harga yang signifikan atau indikasi kelangkaan, tentu akan kami koordinasikan dengan instansi terkait untuk langkah pengendalian,” jelasnya.
Selain pemantauan pasar, DKUPP Pandeglang juga menjalin koordinasi dengan distributor, pedagang, serta pihak terkait lainnya guna memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar hingga akhir tahun. Pemerintah daerah berharap upaya tersebut dapat menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap terpenuhi selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dengan kondisi stok yang masih aman, masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah daerah optimistis kebutuhan pangan masyarakat Pandeglang selama periode Nataru dapat terpenuhi tanpa gangguan berarti.
(Redaksi)












