Tana Toraja-Lintasteropong.com– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam sebuah aliansi gerakan melakukan demonstrasi di Tana Toraja, Selasa 9 Desember 2025 Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas kinerja Kapolres Tana Toraja yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas secara optimal. Massa mendesak Kapolres segera dicopot dari jabatannya.
Aksi dimulai dari titik sebelum massa bergerak menuju Kantor Polres Tana Toraja. Sepanjang perjalanan, demonstran menggelar orasi secara bergantian. Dalam seruan mereka, mahasiswa menuduh Kapolres Tana Toraja gagal memberikan rasa aman dan tidak menunjukkan keberpihakan dalam mengayomi masyarakat Toraja.
Menurut para orator, sejumlah persoalan keamanan yang terjadi di wilayah itu dinilai tidak ditangani secara cepat dan transparan. Mahasiswa juga menyinggung adanya kasus-kasus yang dianggap berlarut-larut serta kurangnya kehadiran Polres dalam merespons aduan masyarakat.
“Kami menilai Kapolres tidak menjalankan perannya secara maksimal. Masyarakat Tana Toraja membutuhkan pemimpin kepolisian yang tegas, responsif, dan mampu menjamin rasa aman,” teriak salah satu orator dalam aksinya.
Selain menuntut pencopotan Kapolres, mahasiswa juga menyampaikan beberapa tuntutan lain, di antaranya peningkatan profesionalisme anggota di lapangan, perbaikan pelayanan publik, serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan internal Polres. Mereka mendesak Polda Sulawesi Selatan turun tangan untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut.
Aksi berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Situasi di lokasi terpantau kondusif meski sempat terjadi ketegangan kecil saat massa mencoba mendekat ke halaman kantor Polres.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Tana Toraja belum memberikan pernyataan resmi mengenai tuntutan mahasiswa. Upaya konfirmasi kepada pejabat terkait juga masih dilakukan.(Red)












