Pramuka Membentuk Generasi Berkarakter dan Berjiwa Sosial

Avatar photo

polewali mandar-Lintasteropong.com— 16 Desember 2025, Kegiatan Lomba Tingkat II (LT II) Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Matakali menjadi ruang pembinaan karakter bagi Pramuka Penggalang tingkat SMP/MTs THN 2025,Salah satu cabang lomba yang mendapat perhatian adalah lomba pidato, yang dirancang untuk melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta pemahaman nilai-nilai kepramukaan sejak usia remaja.

Dalam salah satu naskah pidato yang disiapkan untuk peserta lomba, tema “Pramuka Membentuk Generasi Berkarakter dan Berjiwa Sosial” diangkat sebagai refleksi atas peran strategis Gerakan Pramuka dalam pendidikan nonformal.

Pidato tersebut diawali dengan salam dan penghormatan kepada dewan juri, pembina, serta seluruh peserta, mencerminkan etika dan tata krama yang menjadi bagian penting dalam pembinaan Pramuka. Ucapan syukur disampaikan sebagai bentuk penguatan nilai religius yang sejalan dengan tujuan pendidikan karakter.

Isi pidato menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak sekadar identik dengan kegiatan baris-berbaris, perkemahan, atau permainan alam terbuka. Pramuka diposisikan sebagai wadah pembentukan kepribadian yang utuh, mencakup aspek keimanan, akhlak, kedisiplinan, kemandirian, serta kepedulian sosial dan lingkungan.

Melalui kegiatan kepramukaan, peserta didik diajak memahami makna kebersamaan, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut dikaitkan langsung dengan Dasa Dharma Pramuka, khususnya prinsip rela menolong dan tabah, yang relevan dengan kehidupan sosial masyarakat.

Dalam pidato itu pula ditegaskan bahwa Pramuka Penggalang merupakan generasi penerus bangsa. Karena itu, pembiasaan sikap jujur, berani, dan bertanggung jawab dipandang penting untuk diterapkan tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan tengah masyarakat.

Kegiatan Lomba Tingkat II dipahami bukan semata ajang kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan sebagai sarana pendidikan. Melalui lomba pidato, peserta dilatih menyampaikan gagasan secara runtut, berani tampil di depan umum, serta mampu menyerap dan menyebarkan nilai-nilai positif kepramukaan.

Pidato tersebut menutup dengan ajakan agar Pramuka dijadikan pedoman hidup. Pramuka diharapkan tidak hanya cakap secara keterampilan, tetapi juga kuat secara moral dan karakter. Dengan semangat kepramukaan, generasi muda diproyeksikan mampu menjadi pribadi yang tangguh, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.

Pelaksanaan lomba pidato dalam LT II Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Matakali ini sekaligus menegaskan komitmen pembina dan penyelenggara dalam membangun sumber daya manusia sejak dini, sejalan dengan tujuan utama Gerakan Pramuka sebagai gerakan pendidikan yang membentuk watak dan kepribadian bangsa.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *