Polda Metro Jaya Rilis Rekaman CCTV Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus, Dua Eksekutor Teridentifikasi

Dua eksekutor terekam CCTV, polisi kantongi inisial pelaku dan dalami dugaan jaringan terorganisir di balik serangan terhadap Andrie Yunus.

Avatar photo

JAKARTA, LINTASTEROPONG.COM Polda Metro Jaya membeberkan perkembangan terbaru dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus. Dalam rilis resmi, penyidik menampilkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik penyerangan serta pergerakan para pelaku sebelum dan sesudah kejadian.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyebut, peristiwa terjadi pada 12 Maret 2026 di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Berdasarkan hasil penyelidikan, korban diduga telah dibuntuti oleh pelaku sejak keluar dari lokasi aktivitasnya hingga akhirnya menjadi sasaran serangan menggunakan cairan kimia.

Dari rekaman CCTV yang dipaparkan, terlihat dua orang pelaku berboncengan sepeda motor. Salah satu bertindak sebagai pengendara, sementara pelaku lainnya diduga sebagai eksekutor yang menyiramkan cairan berbahaya ke arah korban.

Polisi telah mengantongi identitas dua terduga pelaku dengan inisial BAC dan MAK. Keduanya kini menjadi fokus pencarian dan pengembangan penyidikan. Aparat juga tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Dari hasil analisis, ada indikasi kuat bahwa aksi ini dilakukan secara terencana,” ujar pihak kepolisian dalam keterangan resminya.

Penyidik turut mengungkap adanya pembagian peran dalam aksi tersebut, mulai dari pemantauan korban, pelaksanaan penyerangan, hingga upaya pelarian. Hal ini diperkuat dengan analisis terhadap puluhan titik CCTV yang berhasil merekam pergerakan pelaku.

Selain itu, polisi menemukan adanya dugaan upaya pengaburan fakta melalui penyebaran informasi dan gambar hasil manipulasi digital pascakejadian. Upaya tersebut diduga bertujuan untuk mengacaukan proses penyelidikan dan menghindari identifikasi pelaku.

Sejauh ini, tim gabungan masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat, termasuk kemungkinan adanya pihak yang berperan sebagai pengendali di balik aksi tersebut.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis scientific crime investigation. Aparat berkomitmen mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar-akarnya.

Kasus ini menjadi perhatian luas publik dan memicu desakan agar penegakan hukum dilakukan secara tegas, serta memberikan perlindungan maksimal terhadap aktivis dan masyarakat sipil.

RAYHAN SETYANDIKA MUHPATA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *